Monday, May 12, 2014

Tahun ini menyenangkan!

Baru 5 bulan berjalan, tapi serunya udah mulai kerasa. Seru macam apa?

Tahun ini, setelah penundaan demi penundaan, akhirnya aku mulai lagi ngerjain skripsiku. Hampir tiap hari harus ke kampus, ngurusin sisa-sisa kesalahan di masa lalu ya minta ampun banyaknya. Ditambah aku mencoba buat mencari duit sendiri. Orang kayak aku, bisa apa sih?

Jadi kemaren-kemaren aku sempet berpikir untuk kerja part time. Aku mulai nyari-nyari di internet, tanya-tanya temen, dan sempat apply CV ke 2 tempat. Puji Tuhan nggak dipanggil. Aku sempet juga ngirim CV ke beberapa instansi dan hampir semuanya membalas untuk interview, dan kirim portofolio. Kalau liat CV aku sih, orang pasti mikirnya aku seorang desainer. Iya sih aku memang mengarah ke kerjaan yang berbau desain instead of kehumasan. Tapi begitu beberapa dari mereka minta portofolio dan interview, aku langsung minder, padahal belum nyoba. Hahaha cupu memang.

Akhirnya setelah pencarian yang panjang itu, aku iseng-iseng desain dan akhirnya kepikiran buat jual stiker. Dimulai dari iseng, Puji Tuhan ternyata banyak yang minat. Gak nyangka sih. Dan dari situ malah jadi banyak orderan semacam bikinin banner, poster, kartu dan sebagainya yang ebrbau desain. Seneng banget dong akrena sejujurnya aku lebih bersemangat ngerjain beginian dari pada ehem, tugas kuliah.

Terus, selain sibuk sama orderan desain, aku juga sempet dapet kerjaan semacam jadi surveyor. Pertama kali dan seru juga. Dan duitnya lumayan banget. Walaupun agak capek dan bermodalkan muka tebel. Hehehe.

DAn saat ini, aku sedang disibukkan sama kerjaan transrip wawancara yang bujubuneng panjang dan cukup meguras energi. Tapi seru! Aku niat banget ngerjainnya. serunya lagi, dari isi wawancara itu aku dapet pengetahuan baru yang bahkan jauh banget dari bidang aku.

Di samping kerjaan yang menghasilkan duit, sebenernya kerjaan yang nggak menghasilkan duitnya lebih banyak. Tapi lebih menyenangkan lagi. Dan yang paling penting, ini pekerjaan Tuhan. Aku lagi dalam project sama beberapa teman, ya sebut saja whatever ministry. Dari jadwal KPA yang 3 kali seminggu (bahkan bisa lebih), terus proyek translate Buku Roh Nubuat yang juga bejibun, ngurusin pembicara Bible study, Charity tiap Minggu pagi di CFD Dago, masih ngurusin PA Naripan juga, dikit-dikit di IMAB juga, di PAG juga, dan ikut acara ini-itu. SAmpe-sampe suka dapet celetukan "Dek, lo kok ada di mana-mana, ya?" Anggep aja komentar positif. Selama dia nggak nemuin aku lagi nongkring di pinggir jalan malakin anak orang.

Semuanya berjalan bersamaan. Kadang pusing, kadang pegel (nongkrong depan laptop mulu), kadang agak tertekan oleh deadline, tapi totally menyenangkan! Di sini aku mulai belajar buat manage waktu dengan baik, tetep bisa belajar Alkitab apapun yang terjadi dan tetep usahakan punya waktu buat sahabat-sahabat. Kalau dibutuhkan dan nggak sia-sia. :D


Aaah betapa 2014 berjalan dengan indah sejauh ini. Di tengah hecticnya kerjaan, aku masih sempet nih ngetik beginian. Aku pengen nunjukkin betapa aku menyukuri ke-hectic-an ini dan betapa semua bisa menjadi berkat kalau memang aku bawa itu bukan jadi suatu beban. So, why worry? Semangat kerjaaaaaaaa semuanya! :) :) :)

Saturday, May 10, 2014

God Works in Misterious Ways

Harusnya aku udah terbiasa dengan kejutan-kejutan ajaib-Nya yang selalu ada di setiap saat di hidupku. Dan kali ini, Dia masih Tuhan baik yang sama buatku.

Jadi kemaren aku bergumul sama bayaran kuliah. Mulai semester kemaren aku mau mencoba buat bayar kuliah sendiri. Sebenarnya ini adalah tindakan sok-sokan, soalnya aku, yang belum punya kerjaan tetap ini, mau bayar kuliah sendiri yang jutaan itu? Ditambah lagi, dalam waktu dekat aku pengen ikut pelatihan IAFCOE yang selain uang pendaftarannya juga lumayan, plus ongkos dan segala macemnya itu. Aku masih keukeuh, aku harus ikut acara ini. Aku malah berpikir, gakpapa aku kuliah masih belum jelas, yang pasti aku pengen ikut acara ini, yang aku harap bisa bikin aku semakin mengerti tentang jalan Tuhan.

Dan secercah harapan datang. Aku tiba-tiba dihubungi dan dapet 2 kerjaan dari Tuhan. Oh iya bagus, aku jadi nih ke IAFCOE (tanpa mikirin soal bayaran kuliah gimana). Sampai hari H bayar kuliah datang. DEG!

Sampai akhirnya kemaren mendekati tenggak bayar kuliah. Duit masih nggak ada. Sekali gak masukin, udah deh, cuti akademik. Do I Worry? Dikit. 

Dan ternyata ada ujian lain dari Tuhan. Di tengah kegalauan aku tentang uang kuliah ini, sempet terpikir beberapa teman yang dulu pernah berpesan, kalau ada masalah apa-apa, bilang aku ya Dek, jangan segan-segan. Aku tau mereka bisa aku andalkan dalam hal ini juga. Tapi kemudian ada dari teman-teman yang mau bikin pelayanan di suatu tempat, mereka masih kekurangan dana. Mereka minta tolong buat bantuan cari dana dengan menghubungi para alumni, yang adalah beberapa di antaranya orang-orang tadi, yang mau aku mintai bantuannya buat kuliahku.

Pilihannya begini, kalau aku mintai mereka bantuan buat pelayanan ini, aku udah pasti gak akan minta bantuan lagi soal masalahku. Atau, aku minta mereka bantu masalahku, tapi aku gak minta bantuan dana pelayanan ke mereka. Entah kenapa, aku dengan mantapnya minta mereka bantu pelayanan ini. Sedangkan, kurang dari 2 jam lagi adalah tenggak aku bayar kuliah. God will provide, kataku dalam hati.

Kemudian abangku nelepon. Dia nanya kuliah trus apa yang dia bisa bantu. Dengan sok jual mahal dan sok mandirinya aku bilang, nggak usah Bang. Selesai bicara dikit, telepon ditutup. Nyesel. HAHAHA. Agak ngerasa bodoh dikit, gimana kalau ternyata itu jalan Tuhan. Lalu jalan Tuhan macam apa lagi yang aku harapkan dengan melewatkan yang satu tadi? Selamat setress dek.

Sampai akhirnya beberapa jam mendekati jam autodebet, aku udah pusiang tujuah kaliliang. Duit yang terkumpul belum cukup juga. Waktu berjalan, tinggal 1 jam lagi, secercah harapan datang. Ada dua teman yang bisa bantu aku. Yang satu tanpa basa-basi, dan satunya lagi dengan tambahan kata 'cicil semampunya aja, Dek.' :') Tapi nggak bisa gitu, aku masih punya kewajiban buat bayar itu. Tapi, tapi, gimana? Proyek yang ini belum jelas bayarannya kapan.

Dan tibalah hari ini, doaku dijawab. DIJAWAB LAGI! Yes He provided! Sejumlah uang sudah di tangan. Belum nutupin semuanya, tapi SANGAT SANGAT MEMBANTU. Pengen lompat rasanya. Terima kasih, Tuhan. MeragukanMu memang bukan hakku. Terima kasih! 

And still, He works in misterious ways. And I'm excited to His next miracle.

I love You, God. Teach me to love You more. :)