Wednesday, June 12, 2013

Daddy's First Surgery

Daddy's home! Akhirnya setelah 5 hari rawat inap di Rumah Sakit MAL Cibaligo. Jadi ceritanya, hari Jumat dan sebelum-sebelumnya bokap udah ngeluh-ngeluh sakit di bagian perutnya. Kami pikir cuma maag biasa, soalnya sebelumnya udah beberapa kali ngeluh yang sama, minum obat, sakitnya ilang. Dan kami pikir kali ini juga sama.

Hari itu, seharusnya Pdt Budi Kelana yang seharusnya jadi pembicara Bible Study, mengabari kalau beliau kecelakaan. Aku yang dapat berita dari Bang Edmond dikabari kalau beliau dapat luka cukup parah di lututnya. Gitu deh aku juga ga akan jelasin. Hii.. Nah, akrena Pendeta Budi ga bisa dan sebelumnya aku sempet dapat telepon dari Kak Charley bahwa ada acara Seminar Musik di Cihampelas, jadi aku memutuskan untuk Bible Study gabung sama Cihampelas. Dan aku sendiri, ke KPA Naripan. Mumpung lagi bisa. Pulang dari KPA, dianter pulang, sampe rumahcuma ada Isnot sama si EO. Dan mereka bilang kalau bokap opname. Dana akan dioperasi malam itu juga. Jeng jengggggg..

Buat keluarga kami, ini kejadian yang cukup mengagetkan. Karena, di sejarah keluarga kami sangat sangat jarang ada yang sakit sampe rawat inap di rumah sakit, bahkan sampai operasi. Jadi yang terpikir di kepalaku saat itu, takut tentu saja. Udah aneh-anhe aja mikirnya. Takut begini, takut begitu. Walaupun katanya sih cuma operasi usus buntu, operasi kecil, tapi tetep aja, was-was. Selain itu, kepikiran juga biayanya gimana. Abis pernah denger juga ada temen yang operasi usus buntu sampe 20 juta. Pait pait pait.

Nyokap nginep di rumah sakit nemenin bokap. Pagi-paginya pulang dan ngabarin ternyata operasinya ditunda jadi siang ini jam 2. Adek-adek pada ke gereja sendiri, akupun. Aku berangkat ke Naripan soalnya ada jadwal ngambil bagian sekaligus ada janji.

Pulangnya, aku nyusul ke rumah sakit. Ternyata operasi ditunda lagi ke jam 3 dan akhirnya jam 4 baru dioperasi. Hufff. Kami nunggu di lobi, dan puji Tuhan operasinya lancaaaar. Legaaaaa rasanya. Kejadian ini semakin mengingatkan aku pentingnya jaga kesehatan. Semoga bokap juga. Kami sama-sama gak doyan minum. Paling parah, aku sih. Rasa haus kayaknya hampir ga kerasa lagi saking kebiasanya. Tapi sekarang sih gak mau bertindak bodoh dan akhirnya menyusahkan orang lain nantinya. Bukan hanya menyusahkan, pasti bikin sedih juga.
Pasca Operasi

Ayo, ayo, sekarang makan dan minumnya lebih diperhatiin lagi. Hidup sehat harus mulai dari sekarang. Jangan kalah sama nafsu lidah dan menyesal nantinya. And anyway, get well soon, Dad!

No comments: