Tuesday, March 5, 2013

Doa Saya Pagi Ini

Pagi ini, tiba-tiba saya kangen menulis. Baru sebulan tanpa menulis, saya merasa sudah terlalu banyak yang ingin ditumpahkan. Tolong ingatkan saya, ini bukan diary anak SMP. Saya suka kelepasan soalnya. Tapi, dalam sebulan ini tampaknya tidak ada perubahan yang terlalu signifikan di hidup saya. Tentu ini bukan prestasi, atau mungkin tanda-tanda frustasi? Benar-benar hidup tanpa ekspektasi. Halah. Maksa.

Pagi kemarin secara random otak saya mengucapkan doa aneh. Saya bilang sama Tuhan saya -entah bosan, muak, capek- berkuliah. Saya benar-benar gak menikmatinya. Ini aneh, mengingat ini adalah jurusan yang saya inginkan dan mungkin memang paling cocok dengan saya. Tapi kenapa semuanya jadi begini? Saya masih ingat, semester awal perkuliahan saya adalah orang yang paling bersemangat menyandang predikat mahasiswa. Saya superbersemangat mengerjakan tugas, tapi ternyata itu cuma sebentar. Semester berikutnya, dan berikutnya, dan berikutnya, menyedihkan. Ke mana perginya semangan kemarin pagi?

Dan pagi ini saya mau mencoba berdoa lagi. Tuhan, tolong ubahkan hati saya, saarkan saya saya sudah terlalu lama tidur. Tarik saya dari zona nyaman ini, buka mata saya lebar-lebar, hidup saya bukan hanya tentang saya, tapi juga orang tua saya, abang saya (yang bayarin uang kuliah saya), adik-adik saya (yang nantinya bagian dari tanggung jawab saya), teman-teman saya, calon suami saya, anak-anak saya nantinya, orang-orang yang berharap banyak sama saya, dan Engkau, yang saya sebut sebagai Tuhan saya.

Tuhan, tolong saya. Atau entah, kirimkan lagi orang yang bisa menyeret saya dari tidur saya, mengumpulkan lagi apa yang sudah berserakan, dan mulai berbenah lagi. Saya sudah mencoba mengandalkan diri saya sendiri, saya gak bisa. Saya harus akui, saya butuh dia. Siapapun dia. Tuhan bantu saya yang sekarat ini. Amin.

No comments: