Thursday, March 1, 2012

This is HOLIDAY!

(lagi-lagi postingan tertunda. Harusnya diposting sejak Februari. ;p)

Tuhan membuatnya semua indah pada waktunya. Yak, aku percaya itu, terlebih selama liburan ini. Ini dimulai waktu kira-kira 1,5 tahun yang lalu, abang nemu tiket murah ke Medan. Dia langsung mengabari papa dan mama, mau gak pulang bulan Februari tahun depan? Sure, karena mampap tidak terikat pada pekerjaan, mereka mengiyakan. Dan begitu aku bilang aku pengen ikut, abang juga booking 1 tiket buatku, tapi di hari yang berbeda.

Awalnya, kami sama sekali tidak merencanakan pulang kampong rame-rame ini. Ditambah lagi dengan sepupuku, Sindy yang masih galau dengan skripsinya, belum tau kapan selesai, apalagi kapan wisuda. Dan tentu dia ga akan bisa pulang kampung dengan tenang sebelum semua beban perkuliahannya kelar.

Di balik kegalauan keluarga kami ini, secercah harapan datang. Mendekati bulan keberangkatan, ternyata sepupuku itu bilang dia bisa segera sidang dan bahkan wisuda 3 hari sebelum berangkat ke kampung! Bertepatan juga, waktu keberangkatan yang ditentukan, ternyata aku sedang libur kuliah! Pas juga sama waktu cuti abang, bang Chris kelar kuliah, opung sekalian dianter pulang, Ita resign dari tempat lama dan transisi ke tempat kerja yang baru, dan banyak kebetulan lainnya. Saya ralat, buka kebetulan, rencana indah. Semuanya serba pas! Jadilah kemarin kami mudik beramai-ramai. J













Dimulai dengan tanggal 11 Februari abang datang bersama sang pacar. Malam Minggunya kami merayakan ulang tahun pernikahan bapauda dan mamauda dengan makan bersama di Bumbu Dapur. Fun, yes it is. Abangku dan para sepupu bawa pacar mereka masing-masing. K Skip this part!
Tibalah saat keberangkatan, mampap berangkat duluan tanggal 12 Februari. Disusul Abang, Opung, Uda, Mamauda, Ita, Chris, Sindy, Mamauda Erik, 2 hari kemudian. Mereka menginap di Lubuk Pakam sambil menunggu aku menyusul besoknya.

Selasa malam, setelah seru-seruan merayakan Valentine bersama IMAbers dan sampai di rumah jam setengah 11, aku bur-buru packing. Puji Tuhan kebangun besoknya buat berangkat ke bandara bersama kak Juins. Bawa 2 tas supergede, cukup dapat respon sinis dari pramugari. And for your information, this is my first flight! Sempet deg-degan, takut ada prosedur yang terlewat. Check in, dan akhirnya berangkat!!
Penerbangan pertama, mana mungkin aku sia-siakan 2 jam ini dengan tidur? Aku puas-puasin diri melihat pemandangan di atas awan. Cantik! Nyobain toilet pesawat yang kalau bukan aku yang salah, toiletnya tidak ada flash? Jadi pakai tisu doang? Geeezz..

Dan sampailah saya di Bandara Polonia! Hmm.. Aaah.. Ini toh bau Medan. Pertama kalinya secara sadar ke kota ini. Dijemput travel, dengan mobil yang sebenarnya ber-AC, tapi tidak dinyalakan gara-gara pak supirnya mau merokok. Hih.

Kesan pertama, Medan itu panas dan gersang! Salah banget lah pakai kaos hitam ditambah dengan jaket. Fuh! Sampai di Lubuk Pakam, kami berangkat ke Samosir. Perjalanan 8 jam, dengan pemandangan yang menakjubkan. Baru sadar, ternyata Samosir itu indah. Perjalanan keliling gunung yang bikin pusing, terbayarkan dengan pemandangan Danau Toba nan rancak bana.

Di perjalanan masuk ke tempat opung, sempat terjadi kejadian horror. Pemandangan yang sudah gelap karena memang sudah jam 7 malam, kami naik jembatan yang ternyata hanya terdiri dari tumpukan kayu seadanya, dan supirnya salah menambil posisi sampai akhirnya mobil kami HAMPIR MASUK SUNGAI! Horor, yes it is. Deg-degan, dengan mobil yang sudah miring, kami turun pelan-pelan satu per satu. Puji Tuhan setelah meminta bantuan ke rumah opung yang sudah tidak jauh dari sana, mobilnya beserta penumpang selamat sentausa. J

Sampai di rumah, ternyata di sana sudah ramai dengan keluarga-keluarga yang berdatangan menyambut kami. Ahey, berasa tamu kebesaran. Anak-anaknya rame benerrrrrr. Bagaimana ngga, Uda Devi saja sudah menyumbang 9 orang keramaian di sana. Yap, beliau punya 9 anak yang masih kecil-kecil. Amazing!
Di rumah yang tidak terlalu besar itulah kami berkumpul, setelah belasan tahun gak ketemu. Keluarga Besar Simbolon, dengan keadaan sehat walafiat. Tidur pindang, bukan masalah!

(to be continued)
(udah tertunda, masih aja pending. HAHAHAHA)

No comments: