Friday, June 17, 2011

Home - Michael Buble


Arrrgghh entah kenapa waktu sangat lambat rasanya. Apa waktu memang berjalan lebih lambat disini? Aku menatap jam di dinding dan aku merasakan jarum detik memang seperti bermalas-malasan bergerak. Ada yang salah dengan batrenya. Ganti! Aku berteriak dalam hati.

Aku masih belum merasa tenang. Aku berganti mendekati jendela, menatap pemandangan di luar. Jam segini, kamu disana pasti sedang tidur dengan lelapnya. Aku benci harus gelisah seperti ini. Sungguh ironis membayangkan aku dan kamu digambarkan dalam layar TV, setengahnya aku tidak berhenti menatap telepon genggam-jam dinding bergantian sedangkan setengahnya lagi kamu sedang terlelap yang entah sedang bermimpi apa. Dan aku benci harus jadi wanita yang terlalu perasa, tidak sepertimu yang santai-santai saja.

Nittt. Bunyi tanda masuknya pesan di telepon genggamku hampir membuatku jantungan. Nomermu! Cepat-cepat kubaca.

“Daritadi aku SMS kamu failed terus. Semoga yang ini sampe. Enduuut! Cepat pulang dooong.. Gak enak ga ada yang bisa dijitakin. Tanganku udah gateeel! I MISS YOU ALREADY! *peluk*”

Aku baca SMS kamu berkali-kali seperti anak kecil yang baru belajar membaca. Aku tau sekarang rasanya orang di padang gurun yang baru ketemu oasis. Pasti seperti aku sekarang.

“AKU JUGAK KANGEN, BUNCIIIIIIIIIT! Take me home nooooooooow! *pelukkenceng*”

Send, failed. Send, failed. Ah, tidak bersahabat sekali! Aku mengambil playerku dan memasang earphone. “Let me go hoooome..” Lagu Michael Buble mengalun melanjutkan lagu yang tadinya belum selesai. Wait for me, baby. I’m comin back home.

No comments: