Wednesday, November 24, 2010

CRY

another Tuesday Night.

I tweeted:

Setiap kali pelupuk mata saya mau menumpahkan genangan airnya,
otak saya selalu memerintahkan 'tahan'! Sejauh ini, kerja sama mereka berhasil! :)

then somebody said this to me:

Sometimes you'll break down & sometimes you'll cry. But just remember that its not a sign of weakness, its a sign that you've been strong for long.

thanks, put.

Dulu aku salah satu orang yang sangat sangat cengeng. Ngeliat orang lain nangis aja bisa bikin aku nangis *SERIOUSLY!*. Sampe aku merasa sepertinya bodoh dan gak banget nangis di depan banyak orang, menunjukkan betapa lemahnya aku.

This year's been a hard year! Banyak sekali belajar, banyak kesabaran dituntut. banyak perjuangan. Akhirnya ada lagi yang bilang, "kamu udah banyak berubah,dek. Kamu udah ga secengeng dulu, kamu lebih bisa ngendaliin emosi kamu sekarang". Apakah aku seberubah itu? Senang mendengarnya.

Tapi tadi malam dimana aku merasa sangat ingin menangis, ada suara yang bilang "nanti aja nangisnya, waktu kamu lagi sendiri dan ga ada yang liat kamu. Kalo nangis disini, kamu hanya akan mempermalukan diri sendiri.". PElupuk mataku taat.

Di jalan, rasa pengen nangis itu datang lagi, aku memutuskan untuk membiarkannya. MAu keluar, silakan. Aku ga peduli. Dan gada yang keluar. Aku liatin bayangan aku di kaca, rahangku mengeras.

Sampe di rumah, aku sama sekali gak pengen meneangis. Bukan karena perasaan-perasaan tadi hilang, tapi kayanya ada sesuatu yang sudah secara otomatis disana menahan airmataku buat jatuh. Aku jadi angkuh, bahkan pada diriku sendiri

No comments: