Tuesday, November 16, 2010

Bible Meditation

Temang2, aku tertarik buat bagiin salah satu perikop yang dimeditasikan di acara YPBC (Youth Prayer and Bible Camp kemarin) nih. Dari Kejadian 13:1-18

13:1 Abram meninggalkan Mesir dan pergi ke arah utara, menuju ke bagian selatan Kanaan dengan istrinya serta segala miliknya, dan Lot ikut juga.

13:2 Abram kaya raya; ia memiliki domba, kambing, sapi, juga perak dan emas.

13:3 Maka pergilah ia dari satu tempat ke tempat yang lain, menuju ke Betel. Ia sampai ke daerah di antara Betel dan Ai, di tempat keramat di mana ia dahulu berkemah

13:4 dan mendirikan mezbah. Di situ ia menyembah TUHAN.

13:5 Lot juga mempunyai keluarga dan hamba-hamba serta domba, kambing dan sapi.

13:6 Karena itu tanah di situ tidak cukup padang rumputnya untuk didiami mereka berdua, sebab ternak mereka terlalu banyak.

13:7 Lalu terjadilah pertengkaran antara para gembala Abram dan para gembala Lot. (Pada masa itu orang Kanaan dan orang Feris masih mendiami tanah itu).

13:8 Abram berkata kepada Lot, "Kita ini bersaudara, tidak baik jika orang-orangmu dan orang-orangku saling bertengkar.

13:9 Sebab itu sebaiknya kita berpisah. Pilihlah bagian mana dari tanah ini yang kausukai. Jika engkau pergi ke arah ini, saya akan pergi ke arah yang lain."

13:10 Lot memandang ke sekitarnya dan dilihatnya bahwa seluruh Lembah Yordan, sampai ke kota Zoar banyak airnya, seperti Taman TUHAN atau seperti tanah Mesir. (Begitulah keadaannya sebelum TUHAN memusnahkan kota-kota Sodom dan Gomora.)

13:11 Akhirnya Lot memilih seluruh Lembah Yordan itu, lalu berangkat ke timur. Demikianlah kedua orang itu berpisah.

13:12 Abram tetap tinggal di tanah Kanaan, sedangkan Lot berkemah di kota-kota di lembah sampai dekat Sodom.

13:13 Kota Sodom itu didiami oleh orang-orang yang sangat jahat dan berdosa terhadap TUHAN.

13:14 Setelah Lot pergi, TUHAN berkata kepada Abram, "Dari tempat engkau berdiri itu, pandanglah baik-baik ke segala arah;

13:15 Aku akan memberikan kepadamu dan kepada keturunanmu seluruh tanah yang engkau lihat itu supaya menjadi milikmu selama-lamanya.

13:16 Aku akan memberikan kepadamu keturunan yang sangat banyak, sehingga tak seorang pun sanggup menghitung mereka. Sebagaimana orang tak dapat menghitung debu di tanah, demikian juga keturunanmu tidak akan dapat dihitung.

13:17 Sekarang, jelajahilah seluruh tanah ini, sebab Aku akan memberikannya kepadamu."

13:18 Setelah itu Abram memindahkan perkemahannya lalu menetap di dekat pohon-pohon keramat tempat ibadat di Mamre dekat Hebron, dan di situ ia mendirikan mezbah bagi TUHAN.




Aku ngambil aplikasi dari ayat  8 dan 9.
"Abram berkata kepada Lot, "Kita ini bersaudara, tidak baik jika orang-orangmu dan orang-orangku saling bertengkar.Sebab itu sebaiknya kita berpisah. Pilihlah bagian mana dari tanah ini yang kausukai. Jika engkau pergi ke arah ini, saya akan pergi ke arah yang lain."
Sebenarnya, yang awalnya berselisih bukanlah Abram dan Lot, melainkan gembala-gembala mereka sampai akhirnya pertengkaran itu sampai ke Abram dan Lot. Trus disitu diceritakan Abram menyarankan mereka buat berpisah dan ngasih kesempatan Lot buat memilih bagian mana dari tanah itu yang dia mau.

Yang aku bisa ambil dari sini,

1. Tidak mementingkan diri sendiri
Abram menunjukkan sikap mengalah terhadap Lot dengan ngasih dia hak buat milih sampai akhirnya Lot memilih Sodom karena dia lihat tanah itu yang lebih subur. Sedangkan Abram menerima 'sisanya', yaitu tanah Kanaan.


Kalau aku disuruh milih, tentu aku mau di posisi Lot yang bebas memilih. Misalnya kayak anak kecil yang berebutan sepotong kue, dan akhirnya kue itu dibagi 2, aku seringkali ingin jadi orang pertama yang memilih kue mana yang aku mau. Tentu dengan pertimbangan mana yang lebih besar. *haha ketauan deh rakusnya!*

Dengan umurku yang segini *ehem..21!* dan predikat anak tertua yang ada di rumah yang aku sandang, aku masih sering egois dengan diriku sendiri. Pengen remote TV aku yang pegang, milih kamar sesukaku, dan hal-hal memalukan lainnya. Dan aku suka sebel karena seringkali disalahkan atas apa aja yang salah di rumah. "kamu kan yang lebih gede, ngalah dong!" So what dengan anak yang tertua? Apa anak tertua memang harus selalu disalahkan walau itu bukan salahnya dia?

Haa.. sekarang aku malu sendiri. Ayat ini mengajarkanku supaya kayak Abram yang mengalah. Dan akhirnya walaupun Lot memilih tanah yang waktu itu dia lihat 'lebih baik', Tuhan sudah mempersiapkan yang JAUH lebih baik buat Abram. Terbukti dengan Sodom yang jahat akhirnya dimusnahkan dan Kanaan diberkati dengan keturunan yang seperti pasir di laut. *BUSEEETT*

2. Harta menyebabkan pertengkaran

Siapa yang ga mau jadi orang kaya? Munafik kalo ada yang bilang dia gak mau kaya. Betapa enaknya bisa kemana-mana *oh, aku ingin sekali keliling dunia seperti mbak Trinity!*, beli apa aja *kayak Rebecca Bloomwood di Confession of a shopaholic* dan melakukan apaaa saja karena uang bisa membeli HAMPIR semuanya.

Tapi ternyata harta itu salah satu penyebab utama pertengkaran loh.Orang gak akan pernah puas dengan apa yang dia miliki.Kalau ada yang punya 'lebih' dari yang dia punya, dia IRI. Kalau lihat yang berkekurangan, dia sombong. JAdi orang kaya dilemanya banyak juga toh.

Mulai sekarang, aku mau mengejar harta di surga, bukan harta di dunia. Kalo aku punya harta di dunia, aku mau berusaha jadi orang yang selalu berbagi. Harta itu harus jadi berkat buat orang lain juga. AMIN! AMIN! AMIN! Iyah,gomong emang gampang. Mari kita sama2 brusaha!!

Itu aplikasiku dari perikop ini. Apa aplikasimu, temang? Mulai besok Mditasi Alkitab yuk dan bagkan aplikasimu. Tuhan memberkati. :)

No comments: